Andini Rizky

Penerjemah Bahasa Jepang - Indonesia

Peribahasa Jepang, Pengetahuan Wajib Bagi Penerjemah

Kotowazoo.comOrang Jepang sangat menyukai peribahasa (kotowaza) dalam percakapan sehari-hari. Peribahasa juga seringkali dijumpai dalam komik manga atau film anime.Tidak ada satu kesempatan resmi, misalnya pidato pernikahan, pidato penerimaan mahasiswa baru, pidato penerimaan pegawai baru, upacara pemakaman, dan sebagainya, yang terlewat tanpa pengutipan satu dua peribahasa. Peribahasa digunakan untuk menjelaskan suatu keadaan, memberikan semangat, menghibur hati, menilai orang, bergosip, mengisahkan keindahan alam, dan sebagainya. Demikianlah orang Jepang menghargai kekayaan bahasanya sendiri.

Bagi pembelajar tingkat dasar, peribahasa terasa sangat rumit dan sering dihindari oleh karena banyak istilah dan tata bahasa lama yang dipergunakannya tidak selalu persis sama dengan tata bahasa bahasa Jepang moderen. Padahal jika dijelaskan kata per kata, peribahasa Jepang akan terasa mudah dan menarik untuk dipelajari serta digunakan.

Sedangkan bagi seorang penerjemah bahasa Jepang, pengetahuan tentang peribahasa yang umum digunakan adalah wajib hukumnya. Setidaknya Anda tidak boleh alergi membaca penjelasan kamus dalam bahasa Jepang karena sangat jarang ada referensi penjelasan peribahasa Jepang dalam bahasa Inggris, apalagi bahasa Indonesia.

Berikutnya saya akan mencoba menjelaskan 5 kalimat peribahasa dengan menguraikan struktur penyusunnya. Lima kalimat tentu saja tidak banyak, namun kiranya cukuplah sebagai gerbang yang membuka jalan bagi Anda untuk berkenalan dengan peribahasa Jepang.

1. Asa meshi mae 朝飯前

Arti harafiah: sebelum sarapan.
Makna: mudah sekali.
Asal mula:
Pekerjaan yang mudah sekali sehingga bisa dilakukan dengan perut lapar sebelum makan nasi pagi hari.
Contoh kalimat:
Anna yatsu o makasu no wa asameshi mae sa. あんなやつを負かすのは朝飯前さ。
Terjemahan: Mengalahkan orang kayak gitu gampang banget, lagi.

2. Ken’en no naka 犬猿の仲

Arti harafiah: seperti monyet dan anjing.
Makna: musuh bebuyutan.
Asal kalimat: monyet dan anjing digambarkan selalu berkelahi dalam budaya Jepang.
Contoh kalimat:
Futari wa ken-en no naka dakara, tonari-doushi no seki ni shinaide kudasai. 二人は犬猿の仲だから、隣同士の席にしないでください。
Terjemahan:  Kedua orang itu bagaikan kucing dan anjing, karena itu jangan ditempatkan di kursi yang bersebelahan.

3. Hi no kuruma. 火の車

Arti harafiah: gerobak berapi
Makna: keadaan keuangan yang sulit.
Asal kalimat: Keadaan terjepit karena tak punya uang digambarkan sebagai gerobak yang terbakar yang membawa orang-orang berdosa ke neraka.
Contoh kalimat:
Waga ya no daidokoro wa ‘hi no kuruma’ desu. 我が家の台所は火の車です。
Terjemahan: Keluarga kami dalam kesulitan keuangan.

4.Hame o hazusu 羽目を外す

Arti harafiah: melepas papan dinding
Makna: bersenang-senang sampai lupa diri.
Asal kalimat: Kurang jelas. Barangkali saking hebohnya, sampai papan dinding pun dilepas.
Contoh kalimat:
Hame o hazusu no mo ii kedo, ashita no shigoto ni hibikanai you ni ne. 羽目を外すのもいいけど、明日の仕事に響かないようにね。
Terjemahan: Boleh saja seru-seruan begitu tetapi jangan sampai mempengaruhi pekerjaan besok ya.

5. Heso de cha o wakasu. へそで茶を沸かす

Arti harafiah: mendidihkan teh dengan udel.
Makna: tertawa terbahak-bahak sampai tidak bisa berhenti karena sesuatu yang sangat lucu.
Asal kalimat: Kurang jelas. Tetapi membayangkan orang yang memasak seceret teh dengan udelnya itu lucu juga ya?
Contoh kalimat:
Sensei kara, heso de cha o wakasu hodo omoshiroi hanashi o kikimashita. 先生から、へそで茶を沸かすほど面白い話を聞きました。
Terjemahan: Dari guru, saya mendengar pembicaraan yang sangat lucu sampai saya tidak bisa berhenti tertawa.

Bagaimana? Bisakah Anda membayangkan bagaimana hasil terjemahan Anda jika Anda tidak mengetahui peribahasa Jepang? Pasti kacau dan asal jadi saja, bukan?

Tentang Penulis

Andini Rizky menulis 44 artikel pada blog ini.

Andini Rizky adalah penerjemah bahasa Jepang dan Inggris profesional sejak tahun 1999. Saat ini dia menerjemahkan buku-buku berbahasa Jepang ke bahasa Indonesia untuk penerbit sebagai penerjemah lepas.

Related Posts with Thumbnails
  • Twitter
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Print
  • Digg
  • email
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • Yahoo! Bookmarks
  • Tumblr
  • Posterous
  • RSS
  • Reddit
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • LinkedIn
  • Yahoo! Buzz

16 ResponsesLeave one →

  1. erwin

     /  February 17, 2010

    hee, ternyata peribahasa dalam bahasa jepang smart yah.
    boleh tau sumbernya darimana? apa di JF ada bukunya?

    doumo

    Reply
    • Saya belum pernah ke perpustakaan JF. Tanya aja “kotowaza jiten/kamus peribahasa” gitu, menurut saya pasti ada. Di internet juga banyak situs yang membahas. Barusan saya google “peribahasa Jepang”, “Japanese proverbs” keluar banyak sekali.

      Reply   More from author
  2. mbak, belajar bahasa jepang itu sulit nggak sihh…soalnya, hampir banyak sekolah2 yang ada di surabaya termasuk sekolahq SMAN 11 Surabaya (sma11sby.com), ada pelajaran bahasa jepang.

    Reply   More from author
  3. mbak, belajar bahasa jepang itu sulit nggak sihh…soalnya, hampir banyak sekolah2 yang ada di surabaya termasuk sekolahq SMAN 11 Surabaya (sma11sby.com), ada pelajaran bahasa jepang. disekolahq, pelajaran bahasa jepangnya hanya dipelajari dikelas 1 SMA saja. sementara,saya kelas 2 SMA sehingga saya dapat pelajaran bahasa mandarin. jd, saya g pernah dapet pelajaran bahasa jepang

    Reply   More from author
    • Mas Hambyah, situs Anda bagus sekali. Kalau saya tanya belajar PHP sulit nggak sih, bagaimana Mas Hambyah akan menjawabnya?

      Rasanya sama saja sih, kalau menyukai sesuatu, semakin sulit malah semakin bergairah mempelajarinya.

      Saya pernah belajar bahasa Mandarin waktu kuliah, tetapi karena tidak berminat rasanya bosan sekali. Semakin susah, semakin ingin lari dari kenyataan ^^.

      Sedangkan bahasa Jepang kalau terasa semakin susah, semakin saya ingin tahu, karena pengetahuan yang sulit itu akan meningkatkan nilai dan daya saing saya sebagai penerjemah lepas.

      Reply   More from author
  4. Selly QS

     /  March 16, 2010

    Asw mb…sekarang saya sedang menulis skripsi tentang persamaan makna peribahasa Jepang dan peribahasa Indonesia…tp, saya kesulitan mencari buku referensi yang memuat karakteristik peribahasa Jepang, kira2 mb ada bukunya gag?
    terimakasih sebelumnya mb…

    Reply
  5. andre

     /  April 1, 2010

    mbak andini , boleh kenalan kan? saya andre . saya juga suka bahasa jepang. salam kenal ya.
    oh yha , senang sekali ada yang berbagi ilmu bahasa jepang lewat blog. Insyaallah akan saya kunjungi terus blog ini , buat nambah ilmu. he . .

    Reply
  6. jaka salam

     /  June 27, 2010

    Senpai! punya daftar lengkap kotowaza / kanyouku dlm b,jpang d??? kalo ada onegaishimasu! atw bk2 refernsinya?

    Reply
  7. Doddy Muhammad S

     /  July 28, 2010

    Ass Mba Din, salam kenal ya.. bertanya boleh ? saya mau buat T-shirt seperti Dagadu atau Joger tp dalam bahasa n huruf kanji. saya bekerja sbg driver dimana kebanyakan bertemu dgn komunitas orang Jepang. pertanyaan saya, Etis kah bila T-shirt itu bertuliskan ttg apa saja yang saya bisa design ? mohon bantuannya mba… Trims

    Reply
    • Waalaikumussalam. Wah Pak Doddy, maaf saya nggak bisa menjawab. Saya nggak ngerti tulisan di t-shirt Pak Doddy seperti apa sampai harus dipertanyakan etis tidaknya. Ide memproduksi t-shirt bertulisan kanji bagus sekali, saya rasa orang Indonesia banyak yang suka. Semoga sukses, Pak.

      Reply   More from author
  8. Sensei, terima kasih banyak atas informasi ini…

    Sungguh membantu sekali untuk bekal mentranslate ke depannya,. Memang rasanya akan sangat rancu hasil terjemahan kita jika dihadapkan pada kotowaza saat bekal ilmu kotowaza kita (saya maksudnya ^^;) minim…

    Oiah Sensei, saya pernah beberapa kali mencoba mentraslate siaran radio Jepang yang kebetulan penyiarnya adalah artis favorit saya *hihihihi…* saya sering sekali mendengar mreka mengatakan “Me ga shinderu” (saya tidak tahu ini masuk ke dalam golongan kotowaza atau bukan) kalau diartikan perkata kan maknanya “Matamu mati”

    Saya bingung sekali mengartikannya, yang saya tangkap hanya sebatas subjek yg dikatakan ‘matanya mati itu’ mungkin dalam kondisi yang … mmm… tidak begitu baik dalam artian lucu?

    tuh kan, untuk ngejelasinnya aja bingung gini… T_T

    Sensei, bisa bantu ira untuk memahaminya?

    Saya cinta dan suka belajar bahasa jepang dengan segala kebingungan dan tantangannya.. (^O^)/
    iwip´s last blog ..TRANSLATEPOPOLO 201009 UEDA TATSUYAMy ComLuv Profile

    Reply   More from author
    • Seneng deh bisa kenalan sesama pecinta bahasa Jepang. Ira atau Iwip sih? Saya ingin buka blog MP-nya tapi tunggu kuota internet saya penuh lagi. Lagi lelet banget nih.
      Me ga shinde iru artinya matanya tidak bercahaya, tidak kelihatan sehat, tidak ceria, atau tidak ekspresif. Misalnya, bibirnya tersenyum tapi “matanya mati” atau tidak tampak seperti mata orang yang sedang tersenyum. Lucu atau nggaknya, tergantung konteksnya. :)

      Reply   More from author
  9. Kochira koso ^^

    Justru ira yang seneng, bisa kenalan ma Andini Sensei :)
    Ira jadi punya idola baru ni skarang (^_^)> *hihihihi*

    Oiah, saya belum memperkenalkan diri XD nama asli saya ira, tapi biasa dipanggil iwip juga. Di dunia inet dan fansgirling nama iwip lebih sering dipakai ^^

    Makasih banyak ya Sensei untuk penjelasan tentang “me ga shinde iru” nya, sekarang ira udah gak bingung lagi, udah lebih ngerti penggambarannya, berarti pada saat mentranslate tinggal cari padanan kata yang sesuai dengan situasi dan kondisi percakapannya yah

    Asiiiik, Sensei mau mampir ke blog MP ira *berbanzai ria* meski isinya masih alakadar dan engga berbobot, ira seneng banget klo Sensei bisa mampir untuk lihat-lihat :)
    iwip´s last blog ..TRANSLATEPOPOLO 201009 UEDA TATSUYAMy ComLuv Profile

    Reply   More from author

Leave a Reply

CommentLuv Enabled

Additional comments powered by BackType